Puluhan Ribu Warga Palestina Tewas dan Luka akibat Agresi Israel di Gaza

Suasana pemakaman warga Palestina, termasuk mereka yang tewas dalam serangan dan tembakan Israel, setelah jenazah mereka dibebaskan oleh Israel, di kuburan massal di Rafah, di Jalur Gaza selatan, Selasa (30/1/2024). (Foto: ANTARA FOTO/REUTERS/Mohammed Salem)

ANKARA – Serangan Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah menyebabkan kematian 29.878 warga Palestina, seperti yang diumumkan oleh Kementerian Kesehatan Gaza, Selasa (27/2/2024), ketika agresi Israel memasuki hari ke-144. Selama periode yang sama, 70.215 warga Palestina lainnya mengalami luka-luka.

Dalam 24 jam terakhir, militer Israel melancarkan 11 aksi pembantaian di Jalur Gaza, menyebabkan 96 orang tewas dan 172 lainnya luka-luka.

“Ada banyak orang yang masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan, sementara tim penyelamat tidak bisa menjangkau mereka,” kata kementerian tersebut dilansir dari Anadolu.

Israel terus melakukan serangan di Jalur Gaza. Sekitar 85 persen warga Gaza mengungsi, dan seluruh populasi Palestina di sana menghadapi masalah kerawanan pangan menurut PBB.

Ratusan ribu orang tidak memiliki tempat berlindung, dan jumlah truk bantuan yang memasuki wilayah tersebut mengalami penurunan lebih dari separuhnya dibandingkan sebelum konflik.

Israel dihadapkan pada tuduhan melakukan genosida di Mahkamah Internasional. Melalui putusan sementara pada Januari, mahkamah memerintahkan Israel untuk menghentikan aksi genosida dan memastikan bantuan kemanusiaan dapat disalurkan kepada warga sipil di Gaza.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here