Akhirnya, Peserta Aksi 212 Asal Ciamis Naik Bus dari Bandung ke Jakarta

Ribuan warga Ciamis jalan kaki menuju Jakarta untuk ikut aksi bela Islam pada 2 Desember/ Metrotvnews

BANDUNG – Peserta Aksi bela Islam 2 Desember nanti yang berassal dari Ciamis yang berjalan kaki menuju Jakarta akhirnya sepakat melanjutkan perjalanan menggunakan bus dari Bandung.

“Sekarang sudah di Gedebage (Bandung), nanti kita akan naik bus melanjutkan perjalanan menuju Jakarta, mungkin bisa nanti malam,” kata koordinator aksi KH. Nonop Hanafiah, dikutip dari merdeka.com, Rabu (30/11/2016).

Sebelumnya, massa yang start dari Ciamis pada Senin (28/11/2016) lalu sempat ditemui Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Kapolda Jabar Irjen Pol. Bambang Waskito dan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Herindra di kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Rabu  siang.

(Baca Juga: Aksi Bela Islam 212, Ribuan Warga Ciamis Jalan Kaki ke Jakarta )

Sementara itu Gubernur Ahmad Heryawan menyatakan, pihaknya perlu memberikan pertimbangan rasional pada para peserta aksi jalan kaki itu terkait jarak tempuh, dan waktu yang tersisa untuk sampai ke Jakarta, besok lusa. Meski sempat bersikukuh melanjutkan aksi jalan kaki, tapi Aher harus meminta massa memikirkan efektivitas perjalanan.

“Mereka masih tetap bertekad ingin sampai ke Jakarta di Monas untuk ikut Do’a bersama Aksi Bela Islam III. Tentu kita kan harus beri pertimbangan rasional kepada mereka, mereka juga tentu memahami situasi itu, tekadnya luar biasa harus dihormati,” ujarnya di Rancaekek.

Menurutnya, dengan sisa waktu sehari tidak mungkin jalan kaki bisa tercapai sampai Jakarta. “Ketika kita menghitung sisa jarak dan sisa waktu. Tidak mungkin sampai, kalau sekarang perjalanan sampai di mana, besok tinggal sehari lagi, kan Jumat pagi lusa sudah harus ada di sana,” ujarnya.

Karenanya  Aher beserta unsur Muspida berembug dengan para tokoh, atau para pimpinan peserta aksi jalan kaki ini, bagaimana supaya tetap sampai di tujuan, dengan waktu dan kondisi yang paling memungkinkan.

Aher mengatakan jika mereka mengaku mendapat bantuan bus dari donatur. Kabarnya tersedia sekitar 10 bus, dan mungkin akan bertambah lagi. Begitu pula mengenai akomodasi dan kebutuhan logistik mereka, kabarnya mendapat bantuan dari banyak pihak sepanjang perjalanannya.

Advertisement