BEKASI – Walikota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan ada satu lahan yang berfungsi sebagai kolam resapan di Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Bekasi Barat, yang menjadi daerah langganan banjir.
Menurutnya lokasi tersebut bisa digarap sebagai solusi penanggulangan banjir, “Inspeksi ini kita lakukan berdasarkan laporan warga bahwa bantaran di sini menjadi langganan banjir. Saya mau memetakan solusi yang kira-kira tepat untuk mengatasi banjir di sini,” katanya di Bekasi, Minggu (4/12/2016).
“Ada lahan resapan yang memanjang di bantaran ini yang bisa kita buat sebagai Tandon (kolam retensi),” katanya.
Dalam kunjungannya ke lokasi, Rahmat langsung menginstruksikan kepada Dinas Tata Kota untuk dijadikan tampungan air dan ke depannya bisa diproyeksikan menjadi kawasan wisata air bagi masyarakat sekitar.
“Segera saya koordinasikan dengan Kepala Dinas Binamarga dan Tata Air serta Camat dan Lurah,” katanya.
Selain itu, Rahmat juga menginstruksikan kepada Camat dan Lurah setempat untuk segera melakukan normalisasi saluran air dari keberadaan tanaman eceng gondok yang selama ini membuat aliran air menyempir dan meluap.
“Harus segera dibersihkan dari bantaran sungai dibantu dengan para warga di sana,” katanya.
Rahmat juga menginginkan agar bangunan liar seperti warung, bengkel dan lainnya yang telah menggunakan dan menempati bantaran saluran air agar segera di cek serta keabsahanya.
“Kalau memang liar, segera koordinasikan dengan Perum Otorita Jasa Tirta II untuk kita inventarisasi menjadi lahan hijau,” katanya, dikutip dari Antara.





