4 Tanda Rezeki Tidak Berkah

Ilustrasi. (Foto: literasibisnis.com)

“Tidak sama yang buruk (rezeki yang haram) dengan yang baik (rezeki yang halal) meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang yang berakal agar kamu mendapat keberuntungan.”
(QS Al Maidah: 100)

JAKARTA – Setiap muslim tentu menginginkan rezeki yang berkah. Namun, masih banyak yang ragu apakah rezeki yang diperoleh berkah atau tidak.

Pada kenyataannya, cukup banyak indikasi yang dapat menunjukkan apakah rezeki kita berkah atau tidak. Berikut adalah beberapa tanda ketika rezeki tidak berkah:

1. Hanya Bermanfaat untuk Duniawi

Rezeki yang tidak berkah dapat dilihat dari cara pemanfaatannya. Jika rezeki tersebut hanya digunakan untuk menambah perabot rumah, menambah koleksi baju, sepatu, mobil, atau makan di restoran mewah, namun sangat sulit dikeluarkan untuk bersedekah, berwakaf, atau sekadar menyenangkan hati orang tua, maka rezeki tersebut kurang berkah.

Rezeki yang berkah akan mudah diinfakkan untuk membantu keluarga, kerabat, orang yang sedang kesulitan, serta untuk investasi akhirat lainnya. Oleh karena itu, jika ingin mendapatkan rezeki yang berkah, mudahlah dalam berbagi.

“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: ‘Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian) ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?’.” (QS Al Munafiqun: 10)

2. Menjauhkan Diri dari Allah

Tanda lain dari rezeki yang tidak berkah adalah jika rezeki tersebut membuat kita terlena dan semakin jauh dari Allah.

Sebagai contoh, seseorang yang memiliki mobil mewah, jika kehadiran mobil tersebut membuatnya sibuk merawat mobil, berkumpul dengan komunitas pemilik mobil mewah sejenis, dan merasa sombong, maka bisa dipastikan mobil tersebut tidak membawa keberkahan.

Sebaliknya, jika mobil mewah tersebut membuat kita semakin bersyukur, lebih sering beribadah kepada Allah, dan tidak ragu untuk membantu orang yang memerlukan bantuan, maka itu adalah tanda bahwa mobil tersebut membawa keberkahan.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang membuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (QS Al Munafiqun: 9)

3. Bermanfaat untuk Diri Sendiri

Tanda berikutnya dari rezeki yang tidak berkah adalah ketika rezeki tersebut hanya digunakan untuk kepentingan pribadi. Meskipun jumlahnya tidak besar dan mungkin cukup hanya untuk kebutuhan sehari-hari, jika rezeki tersebut berkah, akan tetap membawa manfaat bagi orang lain di sekitarnya.

Namun, jika jumlah rezeki tersebut besar namun hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, seperti untuk gaya hidup yang mewah, hal ini patut untuk diwaspadai.

Terutama jika di sekitarnya terdapat banyak keluarga atau tetangga yang membutuhkan bantuan finansial, hal ini menjadi semakin penting untuk diperhatikan.

4. Selalu Kurang

Ada orang yang selalu merasa kekurangan meskipun mendapatkan rezeki sebanyak apapun. Hal ini bisa disebabkan oleh pengelolaan uang yang kurang baik, atau memang karena rezeki yang diterima tidak berkah.

Rezeki yang berkah biasanya cukup untuk memenuhi kebutuhan meskipun jumlahnya tidak besar. Jika selalu merasa kekurangan meskipun mendapatkan rezeki, penting untuk melakukan introspeksi terhadap cara mengatur keuangan.

Namun, jika sudah sangat hati-hati dalam mengatur keuangan namun masih merasa kurang, mungkin perlu untuk meningkatkan jumlah sedekah yang diberikan.

Jangan mengurangi jumlah sedekah yang biasanya dikeluarkan, karena mungkin Allah SWT menguji kepercayaan dan ketawakalan kita dengan memberikan cobaan kekurangan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here