
DIPREDIKSI sekitar 44,17 juta orang atau 16,35 persen dari total penduduk Indonesia akan berpergian dengan berbagai moda transportasi pada periode liburan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
Jumlah orang berpergian tersebut, menurut survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan merupakan kenaikan 3,35 persen dari tahun 2021 sebanyak 35,7 juta orang (13 persen penduduk).
Walau pergerakan masyarakat selama liburan nataru tidak dibatasi, pemerintah berupaya menjaga aspek keselamatan dan kesehatan, para pelaku perjalanan dalam negeri, termasuk mempersyaratkan vaksin penguat (booster).
Dari survei tersebut juga diketahui, potensi pergerakan warga selama liburan nataru didominasi oleh jenis kendaraan pribadi (sekitar 12,4 juta orang), dengan KA (sekitar 5,9 juta orang), bus (5,3 juta orang) dan dengan pesawat udara (4,8 juta orang).
Sementara Menhub Budi Karya Sumadi sebelumnya mengemukakan, walau pemerintah tidak membatasi pergerakan masyarakat selama liburan nataru, mengingat pandemi Covid-19 masih ada, penyelenggaraannya perlu dikelola dengan baik.
Mengingat liburan nataru juga berbarengan dengan liburan sekolah, Budi juga berharap agar instansi terkait dalam penyelenggaraannya mengedepankan aspek kesehatan, keamanan dan kenyamanan publik.
Sedangkan Dirut Angkasa Pura II Awalaudin (18/12) menyebutkan, 20 bandara sudah disiapkan mengantisipasi lonjakan penumpang selama liburan nataru.
Sementara Kepala Grup Manajemen Operasi dan Perawatan PT Jasa Marga Atika D Prahita memprdiksi, kenaikan volume kendaraan yang akan keluar Jabodetabek 2,73 juta unit pada periode 18 Desember ’22 sampai 4 Januari ’23 atau terjadi kenaikan 8,4 persen dari kondisi normal.
Puncak arus balik diprediksi terjadi dalam dua hari yakni 25 Desember ’22 untuk periode Natal dan 1 Januari untuk Tahun Baru ’23, sedangkan peningkatan volume lalu-lintas diprediksi terjadi di empat Gerbang Tol (GT) yakni GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip ke arah Trans Jawa dan Bandung, GT Ciawi ke arah Puncak dan GT Cikupa ke arah Merak.
Rekayasa lalulintas bekerjasa dengan kepolisian juga akan dilakukan untuk khusus untuk jalan tol Jakarta – Cikampek yang diperkirakan mengalami kepadatan tinggi akan ditambahkan satu jalur di KM 50 hingga KM 67.
Pengaturan waktu operasional angkutan juga akan dilakukan di 17 ruas jalan tol mulai 22 Desember pukul 12.00 sampai 24 Desember, pukul 24.00 selanjutnya 25 Desember pukul 12.00 sampai 26 Desember pukul 08.00.
Selamat Natal dan Tahun baru dan diharapkan para pejalan, pulang pergi dengan aman, nyaman dan selamat sampai tujuan.




