JAKARTA – Para ahli menyatakan bahwa mengonsumsi jenis makanan yang kaya gizi dapat meningkatkan kemungkinan kesuburan seseorang, sehingga meningkatkan peluang untuk hamil.
Menurut laporan Medicaldaily, para ahli diet mengungkapkan bahwa mengandalkan hanya beberapa jenis makanan tidak akan secara efektif meningkatkan kesehatan reproduksi.
Terdapat kemungkinan bahwa faktor lain seperti penyumbatan saluran tuba dapat menghambat sperma mencapai sel telur.
Namun demikian, mengonsumsi makanan yang seimbang dan bergizi dapat meningkatkan kesehatan reproduksi baik pada pria maupun wanita.
Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang direkomendasikan para ahli untuk meningkatkan peluang kehamilan:
1. Biji Bunga Matahari
Biji bunga matahari yang kaya akan vitamin E dianggap sebagai “penyelamat” untuk meningkatkan kesuburan. Biji ini terbukti dapat meningkatkan jumlah dan gerakan sperma.
Selain itu, biji bunga matahari juga mengandung folat dan selenium, yang penting untuk kesuburan baik pada pria maupun wanita. Kandungan asam lemak Omega-6 yang tinggi dalam biji bunga matahari juga efektif dalam meningkatkan kesuburan.
2. Keju Tua
Keju matang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan mengandung poliamina, protein yang ditemukan dalam produk hewan dan tumbuhan. Protein ini juga terdapat secara alami dalam tubuh manusia dan memiliki peran penting dalam fungsi sistem reproduksi.
Keju matang telah terbukti dapat meningkatkan produksi sperma dan memiliki manfaat potensial dalam meningkatkan kesehatan sel telur, terutama pada wanita yang berusia 35 tahun ke atas.
3. Produk Susu Berlemak
Produk susu penuh lemak, seperti susu murni, keju, dan yogurt, dapat memberikan manfaat bagi kesuburan bagi mereka yang dapat mentolerirnya. Produk-produk ini mengandung lemak jenuh yang penting dalam produksi dan regulasi hormon untuk mendukung fungsi reproduksi.
Selain itu, mereka juga menyediakan vitamin esensial larut dalam lemak seperti vitamin A, E, D, dan K, yang berperan dalam keseimbangan hormon dan peningkatan kualitas telur, tentunya dengan mengonsumsinya dengan jumlah yang tidak berlebihan.
Studi dari Harvard menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi produk susu penuh lemak memiliki risiko yang lebih rendah mengalami masalah ovulasi dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi produk susu rendah lemak.
4. Delima
Buah delima dianggap memiliki efek positif terhadap kesuburan karena kaya akan antioksidan. Antioksidan ini dapat membantu meningkatkan aliran darah ke rahim, menciptakan lingkungan yang lebih optimal untuk implantasi pada wanita.
Bagi pria, antioksidan tersebut dapat meningkatkan kesehatan sperma dengan meningkatkan konsentrasi dan motilitasnya. Selain itu, delima juga merupakan sumber vitamin penting seperti vitamin C, E, dan asam folat, yang diketahui mendukung konsepsi dan kehamilan yang sehat.
5. Salmon
Salmon, terutama salmon hasil tangkapan liar, dianggap sebagai anugerah bagi mereka yang menghadapi masalah kesuburan. Ikan ini rendah kandungan merkuri, tetapi kaya akan asam lemak esensial dan omega-3.
Nutrisi-nutrisi tersebut diketahui memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan reproduksi. Selain itu, salmon juga mengandung selenium dan vitamin D dalam jumlah tinggi. Selenium memiliki peran penting dalam meningkatkan produksi sperma yang sehat.
Sumber: Antara





