JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengatakan sebanyak 63 RT di Jakarta Timur dan Selatan tergenang banjir pada Sabtu.
Banjir disebabkan rob (pasang laut) yang membuat Kali Ciliwung tidak bisa mengalir ke laut. “Sudah mulai surut dari semula 67 RT kini menjadi 63 RT atau 0,206 persen dari 30.772 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta,” kata Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Sabtu.
BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.
BPBD DKI mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Ini salah satunya mengingat hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (24/5) menyebabkan kenaikan status antara lain di Bedung Katulampa, Pos Pantau Depok, Pintu Air Manggarai, Pintu Air Karet pada hari yang sama dan Sabtu.





