PADANG – 70 persen wilayah di provinsi Sumatera Barat akan menghadapi cuaca panas kering hingga pertengahan Maret 2017, dan hal tersebut sudah terlihat pada Kamis (23/2/2017) kemarin dimana suhu mencapai 32 derajat celcius.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ketaping, Padangpariaman, Sumatera Barat mengatakan meskipun suhu tersebut masih dalam batas normal, namun cuaca panas kering ini akan berdampak luas.
Ia menyebutkan cuaca panas kering ini terjadi pada sebagian besar wilayah Sumatera Barat hanya bagian pesisir pantai yang mengalami hujan. “Seperti tadi malam di wilayah Pesisir Selatan bagian selatan dan Pasaman Barat bagian barat mengalami hujan yang cukup lebat,” katanya, dikutip dari Antara.
Cuaca kering sering terjadi pada siang dan sore hari sehingga akan berdampak pada kesehatan masyarakat misalnya dehidrasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani mengatakan kondisi cuaca seperti ini masih cukup normal. Namun untuk antisipasi masyarakat harus selalu waspada. Ia mengimbau agar masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Serta banyak mengonsumi buah dan sayur, untuk mencegah dehidrasi.





