
JAKARTA – Duta Besar Republik Indonesia di Tiongkok Djauhari Oratmangun meminta Dompet Dhuafa untuk mengirimkan ustad demi membantu Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pelajar Indonesia di Tiongkok, karena sudah 72 hari menghadapi Wabah Corona, mereka tidak bisa kemana-mana dan saat ini mereka membutuhkan siraman rohani untuk bersemangat lagi.
Hal itu disampaikan duta besar saat menjadi pembicara dalam Cordofa Talk Edisi Ke-2, Rabu (8/4/2020) melalui kenferensi daring yang diikuti oleh Kemenag, Da’i Cordofa, jurnalis dan insan Dompet Dhuafa.
” Selama 72 hari menghadapi wabah mereka tidak beraktivitas, kini sudah memasuki recoveri saatnya Dompet Dhuafa kalau bisa mengirim ustad-ustad untuk membantu memompa semangat WNI yang menjadi tenaga kerja dan pelajar di Tiongkok,” pinta Djauhari.
Mendengar perimintaan tersebut, drg. Imam Rulyawan mengacungkan jempol tanda setuju dan segera akan membahasnya dengan Corps Da’i Dompet Dhuafa (Cordofa). “Atas nama Dompet Dhuafa kami sampaikan terimakasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan,” ungkap drg. Imam.
Pada kesempatan yang sama, Duta Besar juga menyampaikan terimakasih kepada WNI di Tiongkok yang sudah disiplin melaksanakan himbauan dan menjaga diri, sehingga sampai saat ini, alhamdulillah tidak ada satupun WNI yang terkena infeksi.
Duta besar berpesan kepada semuanya agar selamat dari Covid-19: Pertama, ikuti aturan yang ditetapkan pemerintah karena sudah melalui pertimbangan yang matang. Kedua, disiplin menjalankan tindakan pencegahan. “Nanti kita akan tahu di kemudian hari bahwa di balik bencana ini ada hikmahnya”. Ketiga, berdo’a, karena do’a adalah kekuatan yang luar biasa.




