SURABAYA – Pasien positif corona dari Klaster Asrama Haji Surabaya saat ini telah mencapai 81 orang terkonfirmasi, setelah diadakannya acara Pelatihan Petugas Ibadah Haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, pada Maret lalu, yang diikuti 415 orang.
Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Kohar Hari Santoso, membeberkan dari 415 orang pelatihan petugas ibadah haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, 413 di antaranya adalah peserta, dan 2 orang lainnya merupakan pemateri.
Para peserta berasal dari seluruh daerah di Jatim, Bali hingga NTT. Di pelatihan tersebut 413 peserta terbagi menjadi 10 kelas. Ia menjabarkan di kelas 1 terdapat 40 peserta, 7 di positif. Lalu di kelas 2, ada 44 peserta, 15 di antaranya positif. Kemudian kelas 3, ada 40 peserta, 13 di antaranya terkonfirmasi positif.
Kemudian di kelas 4 ada 40 peserta, 7 orang di antaranya positif. Di kelas 5 ada 45 peserta, 14 orang di antaranya terkonfirmasi positif. Lalu di kelas 6 terdapat 40 orang, 9 orang di antaranya positif. Dan kelas 7 terdapat 44 orang, 7 di antaranya positif.
Lebih lanjut, di kelas 8 terdapat 40 peserta, 4 orang di antaranya terkonfirmasi positif. Kelas 9 terdapat 40 peserta, 1 orang di antaranya positif. Dan yang terakhir di Kelas 10 terdapat 40 peserta, 4 orang di antaranya positif.
“Kayaknya yang paling banyak berdekatan dengan sumber penularan itu teman-teman di kelas 2 dan 3, sehingga tingkat penularannya cukup intens,” kata dia, dikutip CNNIndonesia.




