
BANDUNG – Sejumlah rumah di Jalan Babakan Dese, RT06/RW06, Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung terancam ambruk akibat pengikisan tanah yang tergerus aliran Sungai Cikapundung.
Sujono, salah satu pemilik rumah yang terancam ambruk mengatakan akibat pengikisan tanah, bagian belakang rumahnya mengalami retak-retak dan miring.
“Hampir setahunan lebih kondisinya seperti ini. Mungkin akibat air itu, kalau banjir itu airnya besar,” ujarnya, dikutip Ayobandung.com, Jumat (11/10/2019).
Hingga saat ini, belum ada tindakan perbaikan dari dinas terkait atas kondisi tersebut.
“Kejadian ini telah dilaporkan ke pihak terkait, tetapi belum ditindaklanjuti. Bahkan, yang rumah seberang pernah ambruk tahun lalu, jangan sampai kalau rusak baru diperbaiki,” katanya.
Sujono menyebutkan selain rumahnya, kondisi tersebut menimpa juga lima rumah lainnya.
Sementara itu, warga lainnya, Sri Mulyati (52) berharap agar dinas terkait segera memperbaiki dasar kirmir Sungai Cikapundung. Dikhawatirkan memasuki musim penghujan kondisinya semakim parah.
“Harapan saya mah, pengen cepat diperbaiki sekarang mau masuk musim hujan. Kalau dibiarkan bisa lebih parah lagi. Pernah ada katanya mau survey dari PU dari Maret tapi belum ada juga,” ungkapnya.




