JAKARTA – Kementerian Pertahanan Amerika Serikat menyatakan Iran berhasil mengembangkan sistem senjata peluru kendali yang paling besar dari yang dimiliki negara-negara Timur Tengah lainnya, termasuk Israel. Pentagon menuturkan pengembangan sistem alat utama sistem pertahanan itu berlangsung meski selama ini Teheran terikat oleh serangkaian sanksi internasional.
“Iran memiliki kekuatan rudal terbesar di Timur Tengah,” ucap seorang pejabat intelijen AS yang merujuk pada penelitian yang dilakukan Pentagon (20/11).
Menurut Badan Intelijen Pertahanan AS, Iran memiliki program pengembangan rudal yang luas. Kecanggihan sistem rudalnya juga terus berkembang meskipun komunitas internasional telah berupaya menahan kemajuan teknologi mereka selama puluhan tahun melalui serangkaian sanksi.
Penelitian Pentagon itu memaparkan bahwa Iran menganggap sistem rudal sebagai kebutuhan strategis negara lantaran keterbatasan kapabilitas angkatan udaranya.
Menurut Pentagon Iran terus mengembangkan sistem rudal balistik dan mengandalkan itu sebagai kemampuan serangan jarak jauhnya demi mencegah serangan dari musuh-musuh di kawasan terutama AS, Israel, dan Arab Saudi.




