Seribu Pelari Djampang Charity Run 2 Ditantang Perang Panah

foto ilustrasi perang panah

BOGOR (KBK) – Ada yang berbeda dalam gelaran Djampang Charity Run 2. Kali ini ajang lari tahunan tersebut menawarkan perang panah bagi para pelari yang berhasil mencapai garis finish. Perang panah itu merupakan suguhan variasi acara dari Djampang Archery Village (DAV).

Panitia Djampang Charity Run 2 Ahmad menuturkan, usai menyelesaikan lari mengitari kawasan pemberdayaan di sekitar Zona Madina, Kemang, Bogor kini para peserta harus bersiap-siap membuktikan kemampuan kaki untuk menghindar dari anak-anak panah yang berterbangan.

“Tahun ini Djampang Archery Village akan menyambut seribu pelari. Mereka semua akan ditantang dalam sebuah game adu ketangkasan, yaitu bermain perang panahan. Kerasnya otot kaki tidakah cukup untuk kesehatan, perlu distabilkan dengan kekuatan tangan yang seimbang,” ujarnya kepada KBK (22/11).

Antusiasme pelari Djampang Charity Run 2 tergambar jelas dari wajah Sindy (24). Pelari yang tergabung dalam anggota komunitas Runners di Bogor ini mengaku tertarik untuk mencoba perang panah kendati baru selesai melahap rute lari sejauh 7,5 km.

“Saya bisa mengeksplorasi diri dalam alam sekaligus melatih ketangkasan,” ujar gadis yang bekerja di BSM tersebut.

Advertisement