Israel Beri Izin Umat Kristiani di Gaza Kunjungi Yerusalem

Ilustrasi Yerusalem/ liputan6.com

YERUSALEM – Israel mengijinkan umat Kristiani di Jalur Gaza  mengunjungi sejumlah kota suci seperti Bethlehem dan Jerusalem saat Natal.

Sebelumnya Israel secara ketat membatasi pergerakan orang ke luar Jalur Gaza, wilayah yang dikendalikan kelompok HAMAS.

Namun selama kebijakan libur Natal, penghubung militer Israel untuk Palestina atau COGAT sesuai dengan “ketertiban keamanan” umat Kristiani Jalur Gaza diperbolehkan pergi ke luar negeri tetapi tidak ada satu pun yang diperbolehkan pergi ke Israel atau Tepi Barat.

Reuters melaporkan, COGAT mengumumkan di Twitter bahwa direkturnya memperluas fasilitas perjalanan bagi umat Kristiani Gaza untuk liburan Natal.

Gaza memiliki sekitar 1.000 orang Kristen, kebanyakan dari mereka Ortodoks Yunani, dari 2 juta penduduk di jalur pantai.

Tahun lalu Israel memberikan izin hampir 700 orang Kristen Gaza untuk bepergian ke Yerusalem, Betlehem, Nazareth dan kota suci lainnya yang menarik ribuan peziarah setiap musim liburan.

Advertisement