JAKARTA – Kesenjangan ekonomi semakin tinggi maka mobilitas ekonomi kepada kelompok miskin semakin sulit. Sehingga kelompok miskin susah meningkat ke sejahtera.
Demikian disampaikan oleh Direktur IDEAS Yusuf Wibisono menyampaikan hasil penelitian lembaganya tentang ilusi mobilitas ekonomi, di Bakso Boejangan, Selasa (13/1/2020).
Salah satu penyebab kesenjangan ekonomi yang ekstrim antara miskin dan kaya karena terjadinya perselingkuhan antara kelompok kaya dengan penguasa atau juga pengusaha dengan politik.
“Terjadi eksploitasi sumber daya; alam, buruh. Hal ini sangat mengancam kepentingan publik, ” jelas Yusuf Wibisono.
Jadi era reformasi tidak memberikan harapan dan perubahan sesuai niat awal perjuangan. Malahan, kata Yusuf, para elit penguasa sumber daya makin meningkatkan kekayaan merela.
“Penguasaan aset ekonomi oleh segelintir elit justru semakin tinggi, ” terang Yusuf.
Demokrasi hanya terjadi di politik saja dan tidak terjadi di ekonomi. Kondisi struktur ekonomi kita justru semakin parah.





