BLORA – Longsor yang terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan Blora, merobohkan rumah warga akibat terkikis air sungai yang meningkat drastis.
Kasie Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Blora Meita Nurul mengatakan, peristiwa itu bermula dari hujan lebat pada Sabtu (29/2/2020) di wilayah Kecamatan Cepu. Hujan berlangsung lama hingga mengakibatkan debit dan arus Sungai Bacin meningkat.
“Sekitar pukul 21.00 WIB terjadi longsor di permukiman di RT 4/RW 2 lingkungan Cepu pingiran, Kelurahan Cepu. Akibatnya ada satu rumah warga longsor dan satu rumah terancam longsor,” kata Meita, Minggu (1/3/2020).
Rumah yang terbawa longsor merupakan milik Sutardi (67). Sementara tetangga Sutardi yakni milik Adi Prasojo (40), kini juga terancam longsor. Potensi kerusakan rumah terdapat di bagian belakang berupa dapur, kamar mandi, serta kamar tidur yang mulai bergeser dan retak-retak.
“Petugas telah melaksanakan pengecekan dan assessment di lokasi longsoran. Hasil laporan di lapangan akan dikoordinasikan ke instansi terkait untuk rencana penanganan tindak lanjut,” katanya, dikutip Sindonews.




