Seorang TKI Asal Majalengka Meninggal di Taiwan

Ilustrasi / bulet.in

MAJALENGKA-Seorang TKI yang bekerja di Taiwan Yadi Setiadi (32) warga Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten meninggal di messnya dan jenazahnya tiba di kampung halamnnya, Kamis (10/3) malam.

Korban meninggalkan seorang istri dan satu anak yang baru berusia 8 tahun.

Menurut keterangan istri korban Lisnaenisari (30), suaminya tersebut diketahui meninggal pada bulan Februari lalu.

Dia pertama kali mendapat kabar meninggal dari teman kerja Yadi yang katanya pagi itu berusaha membangunkan suaminya untuk berangkat kerja namun begitu dibangunkan ternyata suaminya telah meninggal.

“Sehari sebelum meninggal suami saya menghubungi lewat telefon mengabarkan sakit kaki, yang diduga menderita rematik. Dia pun mengatakan akan pulang pada bulan April karena kontrak kerjanya habis, tak tahunya dia pulang lebih awal dalam kondisi meninggal,” ungkap Lisnaeni seperti dilansir PR Online, Jumat (11/3)

Yadi berangkat kerja tahun 2013 lewat PT Sinar Insani Barokah, Jakarta, dia ditempatkan sebuah perusahaan suku cadang kendaraan roda empat.
“Kami sekarang akan segera mengurus asuransi dan gaji yang belum dibayar,” ungkap Lisnaeni.

Kasie Ketenagakerjaan, Bidang Hubungan Industrial dan Tenaga Kerja di Dinas Sosial tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Majalengka, Sagap Sianturi membenarkan musibah meninggalnya Yadi. Dugaan sementara korban diduga meninggal akibat menderita sakit.

“Kami sekarang akan membantu keluarga mengurus hak-haknya yang belum diterima keluarga,” ungkap Sagap Sianturi.

Advertisement