160 Relawan Cekal Corona Dompet Dhuafa Dapat Bantuan Jamsostek

Relawan Cekal Dompet Dhuafa menerima secara simbolis bantuan dari Jamsostek, Kamis (2/4/2020). Foto: MI

JAKARTA – Sekitar 160 Relawan Cekal (Cegah Tangkal) Corona Dompet Dhuafa yang berada di garda depan menangkal virus Covid-19, kini bisa sedikit lega. Karena BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Jakarta Menara Jamsostek turut membantu relawan dengan memberikan donasi berupa iuran untuk perlindungan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Secara simbolis, bantuan berupa iuran kepesertaan BPJAMSOSTEK ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Jakarta Menara Jamsostek, Hadi Purnomo, kepada oleh GM Pengembangan Jaringan & Program Ekonomi Dompet Dhuafa, Udhi Tri Kurniawan, di Jakarta, Kamis (2/4).

“Sebegai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap upaya penanganan virus korona atau Covid-19. Para relawan tersebut merupakan garda terdepan dalam menangani penyebaran Covid-19 di masyarakat, sehingga membutuhkan jaring pengaman dalam bentuk jaminan sosial ketenagakerjaan. Apalagi, relawan tersebut terdiri dari tim medis, petugas logistik dan petugas penyemprotan disinfektan,” jelas Hadi Purnomo.

Dalam kesempatan itu, Udhi menyampaikan apresiasinya kepada BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Menara Jamsostek atas komitmen dan kepeduliannya untuk memberikan dukungan kepada para relawan cegah tangkal Covid-19.

“Kami mengapresiasi komitmen BPJAMSOSTEK Cabang Menara Jamsostek dalam memberikan jaminan perlindungan kepada 160 relawan dari seluruh Indonesia yang terlibat dalam upaya pencegahan Covid-19. Ini adalah wujud nyata kolaborasi positif antara Dompet Dhuafa dan BPJAMSOSTEK Cabang Menara Jamsostek dalam mewujudkan Indonesia yang kuat”, kata Udhi.

Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Jakarta Menara Jamsostek, Hadi Purnomo, menekankan perlindungan yang diberikan berupa Jaminan Program BPJAMSOSTEK untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian yang efektif berlaku per 2 April 2020.

Nilai (bantuan iuran) ini, lanjut Hadi, tak sebanding dengan risiko yang didapatkan relawan cegah tangkal covid-19, Namun kami berharap dengan bantuan iuran program perlindungan BPJAMSOSTEK ini memberikan ketenangan bagi relawan dalam mengemban pekerjaan mulia menjadi garda terdepan dalam melawan pandemi Covid 19.

“Dengan bantuan ini diharapkan dapat mendukung tugas para relawan cegah tangkal Covid-19 dalam menjalankan tugas kemanusiaan menghadapi krisis Covid-19,” ucapnya seperti dikutip dari Media Indonesia.

Hadi juga mengingatkan agar dalam memberikan pelayanan kesehatan menangani Covid-19, sejumlah relawan cegah tangkal Covid-19 harus menjamin lingkungan sekitar higienis. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada risiko yang tinggi mengintai relawan tersebut.

Hadi menambahkan perlindungan ini merupakan salah satu bagian dari dukungan BPJAMSOSTEK kepada seluruh tenaga kesehatan di Indonesia yang saat ini tengah berjuang untuk penanganan Covid-19.

Advertisement