Masker Langka, Alumni Pemberdayaan DD Jabar Inisiatif Buat Masker Kain Lawan Corona

Karena Corona masker langka, Alumni Pemberdayaan DD Jabar berinisiatif buat masker kain. Foto: DD Jabar

CIREBON – Sejak pandemi virus Corona (Covid-19), kebutuhan masker melonjak tinggi. Apapun jenis masker ludes di pasaran, terjadi kelangkaan masker.

Melihat kondisi itu, berbekal keterampilan yang dimiliki, Ika Pratiwi (23) dan Marinah (43), warga Cirebon, berinisiatif membuat masker kain. Mereka adalah alumni program pendayagunaan zakat “Jabar Berdaya dengan Menjahit” (Jabar Bagja) oleh Dompet Dhuafa Jawa Barat di Cirebon. Dengan semangat menebar kebaikan, mereka berdua berikhtiar untuk meringankan beban sesama.

“Saya punya keterampilan yang didapat dari program Dompet Dhuafa. Dengan keterampilan tersebut saya bisa bantu masyarakat. Biar sedikit asal berkah,” ungkap Marinah, ketika ditemui Tim Dompet Dhuafa di rumahnya belum lama ini.

Selama kurang lebih sebulan mereka memproduksi dan menjual masker kain kepada masyarakat sekitar, pemerintahan setempat secara konvensional dan online. Saat ini omset mereka sudah mencapai Rp. 2,5 juta.

“Alhamdulillah sejak produksi masker kain, penghasilan meningkat. Apalagi pas heboh Corona permintaan jadi banyak,” ungkap Ika Pratiwi, menambahkan.

Riset terbaru dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat juga menjelaskan bahwa masker dari bahan kain dapat menangkal tingkat penularan sebanyak 72%.

Sehingga sangat aman dan menjadi solusi untuk masyarakat di tengah kelangkaan masker medis. Jadi masyarakat dipersilahkan mengunakan masker kain, dan masker medis hanya untuk tenaga medis. (Dompet Dhuafa/Jabar)

Advertisement