JAKARTA – Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan membuat masker yang ramah bagi para penyandang tunarungu (tuli), dengan berbahan plastik atau transparan.
Masker tersebut dibuat untuk tetap memperlihatkan isyarat gerak mulut, sehingga tengahnya dibuat tetap terlihat (transparan), yaitu berbahan plastik.
“Karena tujuannya adalah supaya mulut pemakai tetap bisa terlihat ketika berbicara. Maka bagian mulut dibikin transparan. Bagi teman-teman tunarungu, hal ini perlu untuk tetap bisa membaca bibir dari lawan bicaranya,” ucap Rahmat MH, selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, pada Rabu (22/4/2020).
Rahmat mengungkapkan, timnya mendapat inspirasi masker transparan tersebut dari temannya yang tunarungu.
“Di kantor kami, saat ini ada teman magang yang memiliki keterbatasan pendengaran. Jadi kami coba produksi sesuai kebutuhannya. Mudah-mudahan segera dapat memproduksi dengan jumlah banyak. Supaya dapat dimanfaatkan oleh yang lainnya,” ungkapnya.
Dalam memproduksi masker transparan tersebut, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan memberdayakan masyarakat sekitar yang nemiliki kemampuan untuk produksi masker kain di kantornya.
Hingga lebaran nanti, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menargetkan mampu memproduksi 6.000 pcs masker tersebut, yang kemudian dibagikan ke masyarakat luas. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan dibagikan bukan hanya di Sulawesi Selatan, tapi juga provinsi lainnya.





