BOGOR – Oman Surasmas (19), penderita tumor di daerah bokong selama kurang lebih 4 (empat) tahun terpaksa harus putus sekolah sebagai siswa kelas IPA di SMAN 1 Bogor, sejak kenaikan kelas II.
Orang tua Oman, Emul Mulyadi dan Siti Masitoh, yang bekerja sebagai buruh serabutan kesulitan ekonomi untuk melakukan pengobatan jalan buah hatinya.
Beruntung pada Selasa (3/6/2020), Tim Respon Darurat Kesehatan LKC (Layanan Kesehatan Cuma-cuma) Dompet Dhuafa berkunjung ke kediaman Oman di Kp. Babakan, RT 03/RW 01, Cijayanti, Babakan Madang, Kab. Bogor.
Orang tua Oman kebingungan untuk membiayai perawatan Oman yang berkisar Rp 30-50 juta. Karena berdasarkan diagnosa dokter, Oman perlu di operasi serta perawatan kemoterapi.
“Kita sendiri, bahkan Oman juga, berharap bisa segera sembuh dari penyakit ini dan melanjutkan masa pendidikannya. Namun, dengan cobaan yang sedang menimpa kita ini, dia jadi sulit untuk sekolah. Padahal dia sendiri bercita-cita untuk menjadi Dokter”, pungkas sang ayah, dilansir dompetdhuafa.org.
Dompet Dhuafa mengajak seluruh pihak untuk turut serta membantu Oman yang masih memiliki cita-cita ingin menjadi dokter, agar bisa segera sembuh. Adapun donasi dapat dilakukan melalui laman donasi Dompet Dhuafa di donasi.dompetdhuafa.org.
Melalui laman donasi ini juga masyarakat bisa memilih sendiri metode donasinya: bisa transfer melalui mitra bank; ataupun platform online payment yang tertera.




