Kasus Corona Baru Muncul di Pasar Grosir, Beijing Kembali Berlakukan Lockdown

Ilustrasi seluruhnya 11 juta warga kota Wuhan, Prov. Hubei, China akan dites massal guna mengantisipasi gelombang ke-2 serangan pandemi Covid-19. Wuhan menjadi asal muasal pandemi Covid-19 yang menewaskan lebih 303.000 orang dan menjangkit sekitar 4,5 juta orang di 216 negara di dunia (sampai 17/5).

CHINA – Lockdown kembali diberlakukan di Ibu Kota China, BeijingĀ  setelah adanya sebuah kelompok atau kluster baru kasus virus corona muncul di salah satu pasar grosir terbesar.

Sebanyak 100 kasus baru dilaporkan terjadi di sekitar pasar grosir Xinfadi di distrik Fengtai, di barat daya Beijing.

Kota itu telah mengerahkan 100 ribu petugas pengendali wabah, dan menetapkan kebijakan lockdown yang ketat di sedikitnya 28 kawasan. Seluruh sekolah, fasilitas olahraga dan hiburan yang sebelumnya dijadwalkan akan dibuka kembali, kini ditutup.

Para pejabat di Beijing melarang warga yang tinggal di daerah-daerah berisiko tinggi untuk meninggalkan ibu kota. Sementara taksi atau layanan kendaraan bersama dilarang mengangkut orang dari luar kota itu.

Dikutip VOA, menurut Komisi Kesehatan Kota Beijing, ada 106 kasus baru Covid-19 di Beijing sejak perebakan lokal dilaporkan terjadi pada 12 Juni, yang pertama dalam hampir dua bulan. Seluruh pasien kini dirawat di RS Ditan di Beijing.

Advertisement