Curah Hujan di Lokasi Banjir Bandang Masamba Diperkirakan Masih Tinggi hingga Awal Agustus

Ilustrasi hujan petir/ IST

MASAMBA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan jika curah hujan di lokasi terjadinya banjir bandang  di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, diperkirakan masih tinggi hingga awal Agustus.

“Prakiraan BMKG berdasarkan dasarian II – III Juli dan I Agustus 2020 masih menunjukkan curah hujan pada kategori menengah hingga tinggi,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangan tertulis.

Raditya mengatakan, bencana hidrometeorologi pada Senin malam itu menyebabkan ribuan rumah terendam di kawasan terdampak

Menurutnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Luwu Timur dan Kota Palopo telah melakukan kaji cepat di lapangan.

Menurut BPBD Kabupaten Luwu Utara, banjir dipicu salah satunya hujan dengan intensitas tinggi. Debit air hujan mengakibatkan Sungai Masamba, Rongkang dan Sungai Rada meluap sehingga terjadi banjir bandang. Merespons situasi tersebut, BPBD setempat telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Melihat potensi ancaman banjir bandang, Kabupaten Luwu Utara termasuk wilayah yang memiliki bahaya kategori sedang hingga tinggi untuk bencana banjir bandang. Sebanyak 11 kecamatan berada pada kategori tersebut. Jumlah populasi terpapar bahaya banjir bandang mencapai 23.402 jiwa.

 

Advertisement