LUWU UTARA – Sebanyak 10 orang korban hilang akibat banjir di sebagian wilayah Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan pada Senin (13/7/2020) hingga kini belum ditemukan.
Humas Basarnas Makassar, Hamsidar mengatakan pencarian masih terus dilakukan hingga hari ini sudah memasuki hari ke sembilan.
Data sementara dari posko induk, jumlah korban banjir tercatat 1.591 orang, selamat 1.543 orang, meninggal dunia 38 orang atau tidak ada penambahan dan dinyatakan dalam pencarian atau hilang bertambah satu orang dengan total 10 orang.
Sedangkan korban meninggal dunia yang belum terindentifikasi dari Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan sebanyak empat jenazah.
Dihimpun Antara, data sementara dari BPBD setempat tercatat sebanyak 14.438 jiwa dari total 3.627 kepala keluarga (KK) mengungsi. Sebanyak 4.202 unit rumah warga ikut terdampak, juga sembilan unit sekolah, 13 unit rumah ibadah, rinciannya 12 masjid dan satu gereja.
Sedangkan fasilitas kesehatan rusak masing-masing satu puskesmas, satu laboratorium Kesda dan satu unit PSC serta delapan kantor pemerintahan. Akses jalan yang terdampak, total sepanjang 12,8 kilometer, dan sembilan jembatan mengalami kerusakan.




