TEHERAN – Presiden Iran Hassan Rouhani, Sabtu (15/8/2020), mengatakan Uni Emirat Arab telah membuat “kesalahan besar” dalam membuat kesepakatan dengan Israel.
Rouhani menyampaikan pidatonya dengan marah sambil mengutuk dengan menyebutnya sebagai pengkhianatan oleh negara Teluk.
Dalam pidatonya yang disiarkan televisi, Rouhani memperingatkan UEA agar tidak mengizinkan Israel berpijak di wilayah tersebut.
“Mereka (UEA) sebaiknya berhati-hati. Mereka telah melakukan kesalahan besar, tindakan pengkhianatan. Kami berharap mereka akan menyadari ini dan meninggalkan jalan yang salah ini,” kata Rouhani tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Dilansir Reuters, Rouhani mengatakan kesepakatan itu tampaknya bertujuan untuk memastikan bahwa Trump dapat memenangkan kembali pemilihan presiden AS pada bulan November dan merujuk pada fakta bahwa hal itu diumumkan di Washington.
“Lalu mengapa itu terjadi sekarang? Jika bukan kesepakatan yang salah, mengapa kemudian diumumkan di negara ketiga, di Amerika? Jadi seorang pria di Washington menang dalam pemilihan, Anda mengkhianati negara Anda, rakyat Anda, Muslim dan dunia Arab?” katanya.





