ISLAMABAD (KBK)– Pejabat Pakistan mengatakan, Senin (28/3/2016), korban tewas dari ledakan bunuh diri yang melanda taman umum di kota Lahore, Pakistan, Ahad malam (27/3/2016) meningkat menjadi 72 orang.
Zaeem Qadri, juru bicara pemerintah Provinsi Punjab mengatakan korban tewas di antaranya 29 anak-anak, dan 315 orang luka-luka dalam ledakan mematikan yang mengguncang Taman Bermain Gulshan-i-Iqbal.
Dia mengatakan administrasi rumah sakit telah mengidentifikasi dan menyerahkan jasad 54 korban kepada kerabat sementara sisanya masih belum ada kerabat yang mengakuinya.
Ledakan, yang diklaim dilakukan Taliban Pakistan, Jamaat ul Ahrar, dilakukan oleh seorang pria berusia 28 tahun yang berasal Kota Muzaffargarh, Punjab.
Inspektur Jenderal Haider Ashraf, Deputi Kepolisian Punjab mengatakan, pembom meledakkan dirinya di stand parkir dekat gerbang taman ketika itu penuh sesak dengan pengunjung.
Dia mengatakan stand terletak di dekat daerah ayunan anak-anak, pos tiket dan pembom memilih meledak sendiri untuk menargetkan sejumlah besar orang di dekatnya.
Kepala Menteri Punjab Shahbaz Sharif mengumumkan berkabung tiga hari atas insiden tersebut dan mengatakan bendera nasional akan berkibar setengah tiang di semua kantor pemerintah provinsi.
Menurut laporan Xinhua, Senin (28/3/2016), Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif dan Presiden Mamnun Hussain mengecam ledakan itu dan mengarahkan administrasi rumah sakit untuk memberikan perawatan medis yang terbaik untuk orang-orang yang terluka.




