Awas! Mutasi Virus Corona

Ilustrasi

PANDEMI global Covid-19 yang belum teratasi hingga kini semakin mencemaskan selain ditemukannya virus SARS-CoV-2 baru yang bisa mampu menggandakan diri 10 kali lebih cepat dan lebih menular, juga  bermutasi sehingga berpotensi memicu ledakan gelombang kedua.

“SARS-CoV-2 memang terus bermutasi sehingga mengkhawatirkan para peneliti seluruh dunia, “ kata Wakil Kepala Lembaga Molekuler Eijkman David Handojo Muljono di Jakarta (13/11).

Strain atau galur mutasi yang semula ditemukan di daratan Eropa, kata David,  saat ini muncul di banyak tempat di dunia dimana mutasi yang terjadi belum menjadi tempat pengikatan virus ke sel inang (Receptor Binding Domain – RBD).

Mutasi yang terjadi secara acak (random), selanjutnya berpotensi menginfeksi jutaan orang sehingga mempengaruhi pembuatan vaksin dan obat-obatan secara ulang.

Selanjutnya terciptanya kekebalan sementara antibodi terhadap virus SARS-CoV2, akan membuatnya tetap hidup bersama manusia seperti virus DB (dengue) atau virus influenza yang menjadi tantangan bagi penemuan vaksin yang pas.

 

Advertisement