JAKARTA – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan sebanyak 647 tenaga medis di Indonesia meninggal selama pandemi Covid-19.
Ketua Tim Mitigasi IDI Adib Khumaidi merinci, dari jumlah tersebut, diantaranya 289 dokter, 221 perawat, 84 bidan, 27 dokter gigi, 15 tenaga laboratorium medis, dan 11 apoteker.
Dia mengatakan angka kematian tenaga medis dan kesehatan di Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia, juga masuk tiga besar di dunia berdasarkan perbandingan statistik tes dan populasi.
Menurut Adib, tingginya angka kematian tenaga medis merupakan dampak dari lonjakan kasus Covid-19 setelah aktivitas dan mobilitas masyarakat meningkat belakangan ini.
Dia juga menilai situasi penularan Covid-19 saat ini sudah tidak terkendali dan masih belum mencapai puncak pandemi meski jumlah kasus mencapai 1 juta sejak Selasa.
IDI meminta pemerintah meningkatkan kapasitas tes dan penelusuran kontak secara serentak untuk mendiagnosis secara cepat kasus-kasus positif di tengah masyarakat dan memutus rantai penularan.





