JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan warga terutama di sepanjang bantaran sungai untuk mewaspadai banjir berdasarkan laporan Pos Pantau Angke Hulu yang kini berstatus siaga dua.
BPBD DKI mencatat kenaikan status Pos Pantau Angke Hulu dari status nomal ke siaga III atau waspada hingga ke status siaga II banjir terjadi dalam hitungan menit.
Pukul 07.00 WIB, status Pos Pantau Angku Hulu normal atau siaga IV dengan ketinggian 155 cm. Selang 15 menit berikutnya terjadi kenaikan status waspada atau siaga III dengan ketinggian 150 cm.
Status waspada atau siaga III berlangsung hingga pukul 07.45 WIB dengan posisi ketinggian air meningkat menjadi 220 cm.
Hingga pukul 08.00 WIB, kenaikan muka air terus naik seiring hujan yang masih mengguyur sejumlah kawasan di DKI Jakarta, ketinggian air mencapai 270 cm.
Batas tinggi muka air dalam ukuran normal di Pos Pantau Angke Hulu adalah di bawah 155 cm.
Adapun wilayah yang perlu melakukan antisipasi, imbuh BPBD DKI yakni Rawa Buaya, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Kembangan Utara, Kedoya Utara, Duri Kosambi, Kapuk dan Kedaung Kaliangke.
Sementara itu, BPBD DKI juga mencatat kenaikan tinggi muka air di Pintu Air Pasar Ikan pada pukul 09.00 WIB, mencapai 204 cm dengan status siaga II karena dampak hujan.
BPBD DKI menyebutkan antisipasi wilayah yang kemugkinan akan terdampak kenaikan Pintu Air Pasar Ikan adalah Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, dan Kalibaru.
BPBD DKI terus memperbaharui informasi peringatan dini terkait kenaikan atau pun penurunan tinggi muka air di pos pantau dan pintu air.





