JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan izin penggunaan darurat (EUA) vaksin Covid-19 produksi Sinovac untuk lansia berusia 60 tahun ke atas.
Kepala BPOM Penny Lukito mengatakan keputusan ini diambil terkait tingginya angka kematian akibat Covid-19 pada lansia, yang mencapai hingga 47,3 persen.
Menurutnya, uji klinis vaksin tersebut di China dan Brasil sukses dilakukan, meski melibatkan kelompok lansia.
Uji klinis fase 1 dan 2 di China yang melibatkan 400 orang lansia berhasil meningkatkan antibodi hingga 97,98 persen, setelah 28 hari penyuntikkan kedua.
Sementara di Brasil, uji klinis fase 3 yang melibatkan 600 lansia menyimpulkan bahwa Sinovac aman dan tidak menimbulkan efek samping serius yang berujung pada kematian.
​​​​​​​





