BEIRUT— Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Khalifa bin Zayed Al Nahayan menyalurkan bantuan untuk 3500 pengungsi Suriah. Bantuan ini juga menjangkau keluarga Lebanon yang terdampak dengan arus pengungsi di negara tersebut.
Distribusi bantuan kemanusiaan ini difasilitasi Kedutaan Besar Uni Emirat Arab untuk Lebanon. Sasaran utama bantuan ini adalah daerah Arsal, Lebanon. Bantuan ini merupakan salah satu respon UEA terhadap krisis kemanusiaan.
Atase Kantor Urusan Pengembangan dan Bantuan Kemanusiaan Kedutaan UAE, Muslim Al Mansouri, mengatakan, dalam menyalurkan bantuan ini pihaknya bekerja sama dengan badan-badan resmi pemerintah Libanon. Al Mansouri menambahkan, bantuan itu didistribusikan hari ini, Senin (18/4/2016) untuk 625 keluarga Lebanon, di kantor Organisasi Bantuan Tinggi Lebanon.
Dia menekankan, agar Kedutaan UEA dapat bekerja sama dengan mitra strategis dan lembaga pemerintah. Langkah ini diambil untuk memastikan bantuan tepat sasaran. “Serta harus bekerja sesuai standar PBB, dalam hal kualitas dan ukuran bantuan,” ujarnya seperti dikutip dari NAM.





