SAMARINDA – Sebanyak 9.444 jiwa berasal dari lima kelurahan di dua kecamatan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, terdampak banjir yang sudah terjadi dalam sepekan terakhir.
Pelaksana tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kota Samarinda, Hambali di Samarinda, Rabu, mengatakan kondisi banjir terparah terjadi di beberapa lokasi khususnya di Perumahan Bengkuring, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa bahkan ada yang mencapai lebih dari satu meter.
“Kami telah menyiapkan tujuh perahu karet untuk evakuasi warga, enam perahu kita tempatkan di Perumahan Bengkuring dan satu perahu ditempatkan di titik lokasi lainnya,” kata Hambali, dilansir Antara.
Ia menjelaskan titik banjir terjadi di Kecamatan Samarinda Utara di antaranya di Kelurahan Sempaja Timur, Sempaja Selatan, Sempaja Utara dan Lempake.
Sedangkan wilayah terendam banjir di Kecamatan Sungai Pinang yakni di Kelurahan Gunung Lingai.
Dia mengatakan petugas BPBD dibantu oleh aparat kepolisian dan TNI beserta relawan telah melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terendam banjir.
Sejumlah tempat telah disiapkan untuk evakuasi para korban banjir di antaranya Masjid Al Muhajirin sudah ada 85 jiwa, Masjid Darussalam 20 jiwa, posyandu 10 jiwa dan rusun 30 jiwa.





