LKC Jateng Lakukan Fooging sebagai Upaya Preventif Penyebaran DBD

PURWOKERTO- Merespon ajuan masyarakat untuk melakukan Fogging, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Jateng menurunkan tim dan peralatan sebagai upaya pemberantasan jentik nyamuk aedes aegypti pada Sabtu (13/11).

Fogging menyasar Panti Asuhan Harapan Mulia Mersi, Kec.Purwokerto Timur, Kab. Banyumas. Menurut penuturan pengurus panti, saat ini ada warga disekitar panti yang terjangkit DBD sebanyak empat orang, dan saat ini dalam masa perawatan dibeberapa rumah sakit, diantranya RSUD Banyumas, RSUD Margono dan RS Sinar Kasih.

Demam berdarah dengue atau DBD merupakan penyakit mudah menular yang berasal dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pada musim hujan, populasi kedua nyamuk akan meningkat karena telur yang belum menetas akan menetas saat habitat perkembangbiakannya mulai tergenang air hujan.

Saat populasi nyamuk meningkat, maka ini juga akan menyebabkan peningkatan penularan penyakit demam berdarah dengue. Selain itu, kelangsungan hidup nyamuk Aedes aegypti akan lebih lama bila tingkat kelembapan tinggi selama musim hujan, sehingga masyarakat harus lebih waspada pada saat memasuki musim hujan.

Nyamuk penyebab DBD biasanya menginfeksi seseorang di pagi sampai sore hari menjelang petang. Penularan terjadi saat nyamuk menggigit dan menghisap darah seseorang yang sudah terinfeksi virus dengue, ketika nyamuk tersebut menggigit orang lain, maka virus akan tersebar.

Berikut tips guna untuk mengurangi risiko gigitan nyamuk yang diberikan oleh LKC Jateng:

– Gunakan pendingin ruangan atau lindungi ventilasi rumah
– Gunakan pakaian pelindung
– Gunakan obat nyamuk
– Kurangi habitat nyamuk

Advertisement