PADANG – Banyaknya laporan yang masuk ke Komisi IX DPR mengenai kekurangan dan pelayanan BPJS, bukan berarti program ini harus dihentikan, tetapi harus disempurnakan, karena jika dihilangkan perekonomian akan terganggu.
Ketua Komisi Komisi IX DPR, Dede Yusuf menegaskan hal tersebut, “BPJS ini program pemerintah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terbukti 165 juta jiwa di Indonesia saat ini telah menjadi peserta BPJS,” kata Ketua Komisi IX DPR, Dede Yusuf, dalam kunjungan kerja ke Sumatera Barat, Senin (2/5/2016).
Mantan aktor ini pun menyadari pentingnya BPJS kesehatan, karena jika masyarakat banyak yang sakit, tentu kemajuan yang diharapkan akan terhambat. “Jika tidak ada jaminan kesehatan bagi pekerja ini, tentu perekonomian Indonesia akan terganggu,” tandasnya.
“Sekarang kita di Indonesia telah memasuki periode bonus demografi, yaitu saat jumlah usia kerja (produktif) lebih banyak dari pada usia nonproduktif. Harusnya, saat ini pembangunan dan perekonomian Indonesia akan maju pesat”, harapnya.
“Kalau manajemennya yang belum bagus, itu yang dimaksimalkan. Jangan BPJS nya yang dibubarkan,” katanya diberitakan Antara.
Agar masyarakat lebih puas dengan pelayanannya, perbaikan layanan kesehatan melalui BPJS itu menurutnya penting untuk segera dilakukan, karena bidang kesehatan berkaitan erat dengan bidang ketenagakerjaan dan kependudukan.





