BALI – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa turut hadir dalam pagelaran acara besar Rumah Resiliensi Indonesia (RRI) yang mempertemukan lembaga penanggulangan bencana di Indonesia maupun di luar Indonesia pada Senin (23/5), di Art Building Bali Collection, Nusa Dua, Bali.
Rumah Resiliensi Indonesia (RRI) merupakan bagian dari strategi komunikasi pemerintah Indonesia sebagai tuan rumah GPDRR 2022.
RRI merupakan wadah yang diusung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk para pihak pegiat kemanusiaan yang bergerak di bidang penanggulangan bencana.
Dalam kesempatan tersebut, DMC Dompet Dhuafa memperkenalkan moda edukasi tentang mitigasi bencana menggunakan teknologi Virtual Reality.
“Virtual Reality bisa digunakan untuk melatih kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana,”jelas Haryo Mojopahit selaku Chief Executive DMC Dompet Dhuafa dalam sambutannya.
“Dengan menggunakan Virtual Reality, masyarakat juga bisa menjadi seorang rescuer atau penolong seolah-olah seperti relawan kebencanaan yang sedang bertugas,”sambungnya.
Selama satu pekan ke depan ,mulai dari 23 – 28 Mei 2022 akan digelar 90 mata acara terkait penaggulangan bencana dan resiliensi. Dalam gelaran itu akan ada diskusi, talk show, demo ketangguhan bencana hingga penampilan seni budaya.
Masyarakat bisa turut hadir dalam pagelaran ini dan tidak dipungut biaya serta tidak membutuhkan kartu ID khusus untuk masuk ke area venue.
“Terima kasih kepada tim Rumah Resiliensi Indonesia karena sudah memberikan panggung kepada DMC Dompet Dhuafa sehingga bisa memperkenalkan VR, saling bertukar pikir dengan lepas, dan kesempatan menjaring networking dengan berbagai pegiat kemanusiaan lainnya, ”tambahnya, dilansir dmcdompetdhuafa.org.
Sebelumnya acara ini dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Sekretaris BNPB Lilik Kurniawan, utusan dari Kedubes Australia, USAID dan UNDP hadir dalam pembukaan RRI.





