LOMBOK – Tebar Hewan Kurban (THK) kembali hadir di pulau dengan julukan Pulau Seribu Masjid atau di Pulau Lombok yang sudah melalui tahapan Quality Control (QC) sebelumnya.
Sebanyak 25 ekor sapi disalurkan di Pulau Lombok dan didistribusikan ke 25 daerah yaitu Ampenan, Batulayar, Gunungsari, Lembar, Kuripan, Narmada, Lingsar, Sekotong, Labuapi, Jurang Jaler, Jago, Sangkowati, Genteng, Batukliang, Pendem Janapria, Bangket Parak, Ketare, Pujut, Bujak Batukliang, Batunyale, Praya Tengah, Sembalun, Sajang, Aikmel, Jerowaru, Sekaroh, Suela dan Sukamulia.
Total penerima manfaat dari 25 daerah tersebut adalah kurang lebih 2.500 KK. Titik daerah distribusi hewan kurban dipilih dengan kriteria, merupakan daerah dengan warga yang berada di garis kemiskinan, rawan permurtadan, tidak pernah menerima hewan qurban dan penyintas gempa.
Walaupun Lombok dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia, namun data dari Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat (2021), menunjukkan jumlah penduduk miskin di pulau Lombok kurang lebih 534.170 jiwa.
Berdasarkan hal tersebut, Tebar Hewan Kurban berada di Pulau Lombok agar saudara-saudara kita yang membutuhkan, juga bisa merasakan kebahagiaan hari Idul Adha. Berangkat dari hal tersebut, Dompet Dhuafa ingin terus BerkolaborAksi dengan berbagai pihak agar dapat mengabdikan, membantu dan membahagiakan mereka yang membutuhkan.
Adapun Tebar Hewan Kurban di Pulau Lombok yang terselenggara pada Minggu (10/7/2022) hingga Rabu (13/7/2022), Dompet Dhuafa bermitra dengan Laz Dasi NTB untuk berkolaboraksi pendistribusian hewan Kurban.
“Masyarakat sangat senang dengan adanya kurban yang disalurkan Dompet Dhuafa di Lombok, mereka sangat berterima kasih kepada Dompet Dhuafa dan Para Donatur, karena daerah-daerah yang kami salurkan bahkan ada yang makan daging ketika Idul Adha tiba dan kalaupun ada yang kurban di daerah tersebut,” ucap Saidun Ali selaku tim Laz Dasi NTB, dilansir dompetdhuafa.org.





