JAKARTA (KBK) – Beberapa perusahaan rokok paling terkenal di dunia dituduh menutup mata terhadap eksploitasi pekerja anak di perkebunan tembakau Indonesia yang menyuplai kebutuhan bahan baku produk mereka.
Industri tembakau mempekerjakan sekitar enam juta orang Indonesia. Jumlah itu termasuk banyak anak-anak yang menghadapi kondisi berbahaya saat bekerja di ladang.
Para peneliti mengatakan, perusahaan tembakau bersikeras rokok mereka adalah produk legal demi hukum, tanpa memeriksa apakah pemasok mereka mematuhi hukum dalam memperkerjakan anak.
Kelompok hak asasi manusia telah lama mencatat bahaya bekerja di pertanian tembakau, terutama untuk anak-anak muda sangat rentan dan berbahaya bagi kesehatan mereka.
Paparan nikotin dapat masuk tubuh manusia melalui pori-pori kulit dan menyebabkan efek merugikan jangka panjang.
Halaman Berikut : Tubuh Saya Sakit





