Banjir Bandang, 300 Rumah Terendam di Mempawah

Banjir Bengkulu
Ilustrasi/ Foto: Tribunnews

PONTIANAK – Sedikitnya 300 rumah terendam di lima kecamatan, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat akibat banjir bandang menerjang daerah itu.

Kelima wilayah yang terkena banjir bandang antara lain Dusun Tekam dan Telayar, Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur, Desa Pasir Kecamatan Mempawah Hilir, Desa Peniti Dalam I dan Peniti Dalam II Kecamatan Segedong dan Desa Sepang serta Desa Toho Hilir Kecamatan Toho.

Berdasarkan data yang dihimpun di Kecamatan Toho, sedikitnya 155 unit rumah warga yang terendam banjir. Kecamatan Mempawah Hilir lebih dari 40 rumah. Kecamatan Mempawah Timur 60 rumah dan Kecamatan Segedong lebih dari 30 rumah.

Kasubbid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bidang Penanggulangan Bencana BLHPBD Kabupaten Mempawah, Didik Sudarmanto, mengatakan, “Sejumlah daerah memang sudah terendam banjir. Ketinggian air bervariasi sesuai dengan lokasi pemukiman. Ada yang mencapai pinggang dan ada pula lutut orang dewasa,” katanya, Senin (16/5/2016).

Hingga kini debit air daerah aliran sungai Mempawah dari hulu masih tinggi dan diperkirakan akan naik hingga seminngu ke depan karena intensitas hujan masih tinggi.

Ketinggian air yang merendam pemukiman dan rumah warga di sejumlah kecamatan itu diperkirakan masih akan naik hingga sepekan mendatang.

“Kita akan terus memantau perkembangan di lapangan, hingga memudahkan proses penanganan dan penanggulangan terhadap korban,” ujar Didik.

Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui BLHPBD telah menyiapkan fasilitas perahu karet khusus Desa Pasir dan Desa Peniti Dalam.

“Bantuan logistik hari ini sudah didistribusikan. Bantuan sudah disalurkan ke Dusun Tekam dan Telayar, kemudian dilanjutkan ke Desa Pasir dan Toho Hilir,” kata Didik mengungkapkan penanganan terhadap korban banjir. (Sumber: Antara)

Advertisement