Malam Tahun Baru dan Liburan Aman

Warga yang merayakan malam tahun baru atau berpergian selama liburan harap waspadai cuaca ekstrim, gelombang tinggi, ancaman teroris dan juga patuhi prokes karena Covid-19 masih ada. Semoga selamat semua.

WARGA yang merayakan malam pergantian tahun diharapkan memperhatikan keamanan mereka, juga bagi yang berpergian agar mengantisipasi dan menyiapkan diri menghadapi cuaca ekstrim.

Di DKI Jakarta, dalam malam muda mudi menyongsong “old and new” digelar acara car free night di sepanjang jalan protokol MH Thamin dan Jl. Jenderal Sudirman.

Sejumlah titik hiburan akan didirikan di ara Pos Blok, Sarinah, Stasiun MRT Bundaran HI, Jl. Imam Bonjol, Da Vinci Penthouse, Sudirman Central Business District (SCBD), FX Sudirman, Patung Pemuda dan Blok M Square.

Festival tahun baru juga digelar di sejumlah wilayah Jakarta seperti di Jl MH Thamrin 10, di halaman walikota Jakarta Utara, Jakarta Barat, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan (Jaksel), Old Shanghai (Jaktim) dan P. Ujung Jawa, Kep. Seribu.

Warga yang akan mengikuti helat malam pergantian tahun juga disediakan angkutan publik yakni bus-bus TransJakarta dan MRT yang akan beroperasi hingga pukul 02:00 dinihari.

Acara malam Tahun Baru juga digelar di  sejumlah kota, misalnya di DI Yogyakarta disebar di sejumlah lokasi seperti di Sleman, Kulon Progo, Gunungkidul dan Bantul. Tidak ada acara di kawasan Malioboro seperti dilakukan pada tahun tahun sebelumnya.

Antisipasi Serangan Teroris

Selain cuaca ekstrim seperti hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah, pengamat intelijen dan terorisme UI, Ridwan Habib mengingatkan adanya potensi ancaman aksi terorisme.

Ia menyebutkan tiga hal yang perlu diwaspadai yakni kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (NIIS) Asia Tenggara yang berbasis di Filipina selatan yang pertengahan Desember lalu mencoba meledakkan gereja di Jolo, walau berhasil digagalkan.

“Aksi tersebut bisa menginspirasi rekan-rekan mereka di Indonesia, “ ujar Ridwan.

Yang juga perlu diwaspadai adalah pelaku tunggal (lone wolf) yang sukar dideteksi karena bergerak sendiri-sendiri seperti terjadi pada peristiwa di Mabes Polisi pada 31 Maret 2021 dan di depan Istana Negara 25 Okt. 2022.

Selain itu, mantan teroris yang emoh mengikuti program deradikalisasi atau berstatus golongan merah juga perlu diwaspadai karena mereka  bisa saja melakukan aksi bunuh diri seperi terjadi di depan Polsek Astanaanyar, Bandung, 7 Desember lalu.

Selain di malam pergantian tahun, cuaca ekstrim termasuk gelombang tinggi, angin kencang dan hujan lebat yang diprediksi akan melanda sejumlah wilayah di tanah air juga perlu diantisipasi oleh segenap pemangku kepentingan seperti syahbandar, operator perjalanan, pengelola obyek wisata  dan juga para pelaku perjalanan.

Satu lagi, ancaman Covid-19 masih ada lho, sehingga kepatuhan terhadap prokes harus juga diperhatikan agar tidak terjadi lonjakan lagi.

Jangan sampai, acara liburan panjang pergantian tahun bersama keluarga yang penuh keriaan dan sukacita berubah menjadi duka dan petaka.

Selamat Tinggal 2022 dan Selamat Tahun Baru 2023!

 

 

 

 

 

 

Advertisement