JAYAPURA – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura hingga Rabu pukul 14.30 WIT mencatat 285 kali kejadian gempa bumi susulan setelah gempa dengan magnitudo 4,9 yang terjadi pada Senin (2/1) pukul 03.24 WIT di Kota Jayapura.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua Wiliam R Manderi mengimbau warga siaga menghadapi dampak gempa bumi.
Dia meminta warga memastikan tempat tinggal dalam keadaan aman ketika hendak meninggalkan rumah untuk menghindari dampak gempa.
“Pastikan aliran listrik telah dimatikan, kemudian kompor juga, karena dengan adanya situasi tersebut sangat memungkinkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Dia juga mengimbau warga yang tinggal di daerah pegunungan mewaspadai kemungkinan gempa menyebabkan tanah longsor di lingkungan permukiman mereka.





