CIANJUR – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa telah melakukan berbagai layanan emergency response-recovery di lokasi terdampak gempa Cianjur mulai dari 21 November 2022 hingga saat ini 09 Februari 2023.
Dalam memasuki fase pemulihan, Dompet Dhuafa menggencarkan program bantu pemulihan pasca-gempa Cianjur. Misalnya, melalui tajuk “Bantos Cianjur Pulih: Merias Senyum, Hilangkan Pedih” DMC Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk kolaborasi dalam program pemulihan terdampak gempa bumi di Cianjur dalam Press Conference pada Kamis (09/02/2023).
“Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan dari para donasi, Dompet Dhuafa berikhtiar untuk berupaya agar kebutuhan masyarakat dapat terwujud. Dompet Dhuafa akan membantu Cianjur sampai akhir tahun 2023,” pungkas Yayat Supriatna selaku Sekretaris Yayasan Dompet Dhuafa Republika dalam sambutannya.
Seperti yang telah diketahui, gempa bumi telah merenggut seluruh lini kehidupan masyarakat Cianjur. Akibatnya mulai dari sektor ekonomi, budaya, pendidikan bahkan kehidupan sehari-hari terdistorsi. Sejalan dengan itu Dompet Dhuafa terus memberikan pelayanan terbaik untuk penanganan dan pemulihan penyintas terdampak gempa bumi di Cianjur.
Melalui unit respons darurat jejaring Dompet Dhuafa yang berada di bawah komando DMC seperti Respons Darurat Kesehatan (RDK) Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC), Dai Tanggap Darurat Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa), Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM), dan Respons Darurat Pendidikan (RDP Lembaga Pengembangan Insani (LPI), mengajak untuk melakukan kolaborasi dalam kembali membangun Cianjur pulih dari keterpurukan gempa bumi.
“Press Conference hari ini bertujuan sebagai upaya transparansi secara detail apa yang sudah terhimpun disalurkan dengan benar dan tepat. Dompet Dhuafa memastikan pasca gempa Cianjur dapat pulih di semua sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dll,” pungkas Etika Setiawanti selaku Direktur Resources and Mobilization (Remo) Dompet Dhuafa.
Dalam fase Pemulihan Dini/ Recovery DMC Dompet Dhuafa telah membangun 11 sarana MCK, empat Mushola Darurat, dan tiga Mushola Semi-Permanen. Dengan persebaran lokasi di wilayah Kecamatan Cugenang, Kecamatan Warungkondang, dan Kecamatan Pacet.
“Masa pemulihan yang dilewati sangat panjang, minimal tiga bulan. Tahap pemulihan harapannya Dompet Dhuafa sebagai salah satu NGO yang masih peduli kepada masyarakat Cianjur,” jelas Budhi Rahayu Toyib selaku Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Cianjur.
Selain itu ada juga program pembangunan Rumah Sementara kolaborasi bersama Islamic Relief. meliputi: 83 rumah sementara, 21 MCK, 23 sumur, 5600 Cash Voucher Assistance, dan 540 Cash for Work dengan rincian 500ribu/orang.
“Bantuan Islamic Relief lebih banyak di logistik, sedangkan Dompet Dhuafa di semua sector. Masih banyak ratusan masyarakat yang masih tidur di tenda, pemerintah sudah berupaya keras namun banyak kendala yang harus dihadapi, seperti status tanah, dll. Islamic Relief mengisi gap kekosongan tersebut. Rumah contoh yang sudah dibangun ada di wilayah Cijedil,” ujar Nanang S. Dirja selaku Chief Executive Officer Yayasan Islamic Relief Indonesia.




