LEBAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten mencatat 25 rumah warga Cigoong Utara terdampak pergerakan tanah.
Rumahnya mengalami kerusakan bagian atap, tiang penyangga, retak-retak tembok dan sebagian roboh, dan terjadi sejak Januari 2023.
Kepala Seksi Rehabilitasi BPBD Lebak Irman Utharman, dilansir Antara, mengatakan pihaknya sudah menggandeng Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung untuk melakukan penelitian pergerakan tanah di Cigoong Utara, Kecamatan Cikulur.
Dari hasil penelitian PVMBG Bandung itu nantinya jika pergerakan tanah membahayakan masyarakat maka perlu dilakukan relokasi ke lokasi yang lebih aman.
Menurut dia, pemerintah daerah dipastikan membantu relokasi masyarakat yang terkena pergerakan tanah. Bantuan itu berupa pembangunan hunian tetap atau huntap di lokasi baru yang lebih aman dari ancaman bencana alam tersebut.





