Korban Awan Panas Sinabung Bertambah

Ilustrasi Awan panas Sinabung/ Foto: Tempo.co

MEDAN – Korban luncuran awan panas Gunung Sinabung yang datang tiba-tiba Sabtu (21/5/2016) sore kini bertambah menjadi sembilan orang, tujuh diantaranya meninggal dunia dan dua orang kritis.

Semula berdasarkan data BPBD Kabupaten Karo, korban hanya berjumlah tujuh orang dimana tiga orang meninggal dan empat orang kritis.

Kini, menurut Kabid Humas Polda Sumut AKBP Rina Sari Ginting di Medan, Minggu (22/5/2016), secara keseluruhan ada sembilan warga yang terkena awan panas Gunung Sinabung, dengan dua orang di antaranya dalam kondisi kritis dan masih dirawat, seperti yang di kutip dari Antara.

Enam warga yang tewas diidentifikasi meliputi Karman Meliala (60), Irwansyah Sembiring, Nanin beru Sitepu (50), Leo Perangin-angin (25),Mulia Ginting (45), dan Ersada Ginting (55) yang keseluruhannya warga Desa Gamber.

Sedangkan satu lagi yang tewas adalah Ibrahim Sembiring (51) yang sempat dirawat RS Efarina Etaham di Berastagi. Sementara dua warga yang masih dirawat, yakni Sembiring (57) dan Cahaya beru Tarigan (45).

Pada saat kejadian, korban sedang bekerja di Desa Gamber yang merupakan “zona merah” karena berada dalam jarak radius 5 km dari Gunung Sinabung.

Padahal, pemerintah sudah membuat larangan dengan membuat portal untuk tidak memasuki area tersebut. Awan panas yang datang tiba-tiba dari Gunung Sinabung membakar para korban.

Advertisement