JAKARTA – Tradisi mudik saat libur Idulfitri tahun ini semakin hidup berkat dicabutnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Masyarakat mulai aktif mencari dan membeli tiket transportasi, tempat wisata, dan tempat menginap secara online.
Namun, perlu diwaspadai bahwa ada ancaman dari para penjahat siber seperti phishing saat melakukan transaksi online. Menurut statistik Kaspersky, sebanyak 356.786 kasus phishing terkait keuangan berhasil terdeteksi dan diblokir di Indonesia selama paruh pertama tahun 2022.
Dari jumlah tersebut, sekitar 166.857 insiden menargetkan sistem pembayaran. Selama paruh pertama tahun lalu, sekitar 20.603 kasus phishing terkait dengan perbankan online berhasil terdeteksi di dalam negeri.
Managing Director Kaspersky untuk Asia Pasifik, Chris Connell, mengatakan bahwa saat perayaan besar seperti liburan Idulfitri, banyak orang ingin memesan sesuatu dengan harga yang terjangkau.
“Para penjahat siber memanfaatkan momentum tersebut dengan menawarkan promo besar-besaran di maskapai penerbangan premium, hotel, dan berbagai penawaran menarik lainnya terkait liburan,” katanya, dilansir dari Antara, Rabu (19/4/2023).
Oleh karena itu, sangat penting untuk tetap berhati-hati dan melakukan tips berikut agar tetap aman saat mudik.
Pertama, tetap waspada dan teliti setiap email, pesan, dan unggahan media sosial yang tidak diinginkan.
Pastikan untuk memeriksa tautan sebelum mengkliknya dan hindari mengunduh lampiran dari sumber yang tidak dikenal. Jangan klik tautan yang mencurigakan atau mengarah ke situs web yang tidak biasa.
Kedua, pastikan hanya membeli tiket dan memesan kamar hotel dari perusahaan secara langsung atau melalui situs tiket atau hotel terpercaya.
Ketiga, lakukan backup semua data penting sebelum berpergian dan gunakan kata sandi yang kuat untuk setiap layanan atau aplikasi.
Pastikan untuk keluar dari layanan sebelum melewati batas waktu tertentu dan jangan lupa untuk melindungi sistem operasi perangkat Anda dengan kata sandi yang baik.
Keempat, pertimbangkan untuk tidak membawa perangkat kerja dan data penting jika tidak benar-benar diperlukan. Jika perlu menyimpan data, gunakan layanan cloud yang aman.
Kelima, pertimbangkan untuk menggunakan kartu kredit karena sebagian besar dari mereka telah memiliki perlindungan terhadap penipuan yang sudah tersedia.
Jika melakukan pembayaran secara online, pastikan mesin dan browser selalu diperbarui ke versi terbaru.
Penting juga untuk tidak menggunakan Wi-Fi publik, bahkan jika berada di kamar hotel, kecuali jika sudah dilindungi kata sandi dan dienkripsi. Sebaiknya gunakan jaringan pribadi virtual (VPN).
Keenam, gunakanlah solusi perlindungan untuk menghindari penipuan online. Terakhir, jangan menempatkan semua uang Anda dalam satu jenis kartu. Sebaiknya bawa dua, tiga, atau lebih jenis kartu kredit atau debit sebagai cadangan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.




