MEKKAH – Seorang jamaah haji asal Kabupaten Majalengka hingga kini masih dinyatakan hilang di Arafah, Arab Saudi.
Humas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka Endang Mu’min menjelaskan jamaah haji laki-laki berinisial S tersebut berasal dari Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka.
Endang menerangkan, peristiwa itu bermula saat S bersama istrinya pergi ke toilet. Posisi toilet S dan istrinya disebut bersebelahan.
Namun, ketika selesai dari toilet, istrinya tidak melihat S. Istrinya pun sudah menunggu lama, namun suaminya itu tak kunjung datang. Peristiwa hilangnya S terjadi ketika tiba di Arafah, sebelum pelaksanaan puncak ibadah haji.
Endang menyebutkan S dan istrinya tergabung ke dalam kloter 10 KJT. Saat ini, rombongan kloter 10 masih ada di Arab Saudi dan sedang bersiap-siap menuju Madinah.
“Kloter 10 KJT termasuk gelombang kedua. Dan akan kembali ke Indonesia pada 19 Juli 2023,” kata Endang, dilansir Republika.co.id.
Endang mengatakan, saat ini tim PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) Arab Saudi yang ada d Makkah terus melakukan pencarian terhadap S. Dia berharap S segera ditemukan dan bergabung kembali dengan istri maupun kloternya.





