ZNEWS.ID JAKARTA – Air memiliki peran krusial dalam menjaga fungsi tubuh dan kesehatan secara keseluruhan. Namun, minum terlalu banyak air dalam waktu singkat saat tubuh mengalami dehidrasi ternyata juga bisa berbahaya bahkan berujung pada kematian.
Konsultan Penyakit Dalam dari Rumah Sakit Fortis Escorts Faridabad, dr. Anurag Aggarwal, menjelaskan bahwa keracunan air dan dehidrasi adalah kondisi yang timbul akibat ketidakseimbangan cairan dalam tubuh.
“Memahami efek dari kondisi ini sangat penting untuk menjaga kesehatan,” katanya, dilansir dari Hindustan Times.
Keracunan air, yang juga dikenal sebagai overhidrasi, terjadi ketika seseorang mengonsumsi air secara berlebihan, mengakibatkan pengenceran elektrolit penting dalam aliran darah. Ketidakseimbangan ini mengganggu keseimbangan tubuh dan dapat menyebabkan efek negatif.
Gejala ringan overhidrasi meliputi sakit kepala, mual, dan kebingungan, yang dalam kasus yang lebih parah dapat berkembang menjadi muntah, kejang, bahkan koma.
Aggarwal menekankan bahwa ketidakseimbangan elektrolit yang kritis dapat berkembang dengan cepat dan berpotensi membahayakan jiwa. Jika kadar elektrolit menjadi terlalu rendah, ini dapat menyebabkan kegagalan organ dan pembengkakan otak, yang akhirnya dapat berujung pada koma dan kematian.
Sebaliknya, dehidrasi terjadi saat tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang diperlukan, mengakibatkan kekurangan air untuk menjalankan fungsi tubuh yang normal.
Aggarwal menjelaskan bahwa dehidrasi dapat dipicu oleh faktor seperti keringat berlebihan, diare, muntah, atau asupan cairan yang kurang memadai.
Gejala awal dehidrasi termasuk rasa haus, mulut kering, pusing, dan kelelahan, yang jika tidak ditangani dengan baik dapat berkembang menjadi komplikasi serius, termasuk kegagalan organ.
Dehidrasi yang parah dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit, gagal ginjal, dan komplikasi lain yang mengancam jiwa. Khususnya, kelompok rentan seperti bayi, orang tua, dan individu dengan penyakit kronis memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap kondisi ini.
Aggarwal menyarankan agar kita mendengarkan tanda-tanda tubuh dan menjaga hidrasi yang seimbang. Penting untuk menghindari konsumsi air yang berlebihan, terutama saat melakukan aktivitas fisik yang intens, dan tetap terhidrasi tanpa kelebihan.
Jika tubuh menunjukkan gejala keracunan air atau dehidrasi yang parah, segera cari bantuan medis karena intervensi yang cepat dapat mencegah komplikasi serius.
Sumber: Antara





