Jangan Salah, Anak Lelaki Juga Rentan Jadi Korban Kekerasan!

Ilustrasi/ Foto: beritasatu

JAKARTA – Menyikapi kasus kekerasan pada anak, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan anak laki-laki juga rentan mengalami kekerasan, baik fisik maupun seksual.

Dari sederetan kasus kekerasan anak, belakangan banyak terungkap kasus kekerasan seksual terhadap anak-anak perempuan. Padahal sebenarnya bukan hanya anak perempuan yang banyak mengalaminya, namun anak lelaki pun banyak yang menjadi korban.

Khofifah mengungkapkan pelaku kekerasan terhadap anak lelaki cenderung orang terdekat maupun teman mereka sendiri. “Banyak sekali anak laki-laki korban dari temannya,” katanya saat akan rapat kerja bersama Komisi VIII DPR, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepolisian Republik Indonesia dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Senin (30/5/2016).

Pelaku menurut Khofifah, pada umumnya punya trauma atau pernah jadi korban kekerasan juga. Rasa trauma itu kemudian menjadi pemicu kejadian yang sama pada teman sebaya atau adik kelasnya.

Khofifah berharap masyarakat perlu ikut andil dalam menyelesaikan permasalahan kekerasan terhadap anak. Misalnya di sekolah, guru atau pendidik harus memberikan perhatian khusus.

Dengan perhatian khusus yang diberikan, aksi kekerasan dan intimidasi atau bullying diharapkan bisa ditekan. Bullying yang menurut Khofifah jarang mendapat perhatian publik, ternyata telah menyebabkan 40 persen korbannya bunuh diri.

“Bullying siapa yang melakukan? Rata-rata adalah teman sekelasnya. Artinya bahwa harus ada proses penguatan peran guru,” tegasnya, dikutip KBK dari CNN Indonesia.

Advertisement