JAKARTA – Ketika melihat seseorang memiliki kekayaan melimpah dan dermawan, adakah yang lebih memicu rasa iri dalam hati kita? Apakah keberlimpahan materi dan harta yang dimilikinya yang memunculkan perasaan cemburu?
Atau, sikap dermawan yang ia tunjukkan yang membuat kita merasa terganggu, bahkan berdoa agar kita bisa memperoleh kekayaan yang sama untuk dapat bersedekah? Sudahkah kita merasakan kecemburuan terhadap kemurahan hatinya?
Jika kita masih terpikat oleh kekayaan material, kita seakan-akan ebih memilih rembulan yang tercermin di permukaan danau dibandingkan dengan rembulan yang bersinar di langit.
Pada akhirnya, kita akan terjerembap ke dalam danau dan tenggelam saat mencoba meraih bayangan bulan tersebut, karena tidak menyadari bahwa bayangan itu hanyalah ilusi semu.
Janganlah kita iri terhadap kekayaan seseorang. Sebaliknya, rasakanlah rasa iri yang positif saat melihat seseorang yang kaya dan tetap dermawan.
“Tidak ada (sifat) iri (yang terpuji) kecuali pada dua orang: seorang yang dipahamkan oleh Allah tentang Al-Qur’an kemudian dia membacanya di waktu malam dan siang hari. lalu salah seorang tetangganya mendengarkan (bacaan Al-Qur’an)nya dan berkata: ‘Duhai kiranya aku diberi (pemahaman Al-Qur’an) seperti yang diberikan kepada si fulan. Sehingga aku bisa mengamalkan seperti (membaca Al-Qur’an) seperti yang diamalkannya’. Dan seorang yang dilimpahkan oleh Allah baginya harta (yang berlimpah) kemudian dia membelanjakannya di (jalan) yang benar. Lalu ada orang lain yang berkata: ‘Duhai kiranya aku diberi (kelebihan harta) seperti yang diberikan kepada si fulan. Sehingga aku bisa mengamalkan (bersedekah di jalan Allah) seperti yang diamalkannya’.” (HR Al-Bukhari)
Sangat aneh jika ada seseorang dermawan, misalnya mendonasikan 90% hartanya untuk sosial, namun yang terlintas di dalam hati kita justru hal negatif, seperti “Sungguh orang bodoh, harta susah payah diperoleh malah untuk orang lain”.
Ini menunjukkan bahwa dalam hati kita tersimpan sifat bakhil yang bisa membinasakan dan perlu segera dihilangkan.
Semoga kita memperoleh anugerah untuk merasakan iri yang teramat sangat pada setiap hartawan yang dermawan.





