
SETELAH menyerah 0 – 2 melawan Uzbekistan (29/4) sehingga mengecewakan jutaan pendukung fanatik di ajang Piala Asia 2024, Kamis (2/5) pukul 22:30 WIB malam ini, Timnas Garuda Indonesia U-23 bertanding melawan Irak.
Bagi kedua tim, laga yag digelar di stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar ini sangat penting, selain untuk memperebutkan tempat ke-3 turnamen U-23 Piala Asia 2024, juga memastikan satu tiket dalam Olimpiade Paris yang akan digelar, 26 Juli sampai 11 Agustus.
Timnas sepakbola Indonesia baru sekali mengikuti Olimpiade yang digelar di Melbourne pada 1956 atau 68 tahun lalu, itu pun karena menggantikan Taiwan yang mengudurkan diri, bukan hasil dari bawah melalui babak penyisihan zona kawasan.
Keberhasilan PSSI menahan tim kuat Uni Soviet dengan skor 0 – 0 di Olimpiade Melbourne sampai saat ini masih dikenang sebagai kejayaan persepakbolaan nasional, walau dalam laga ulang kalah 0 – 4.
Bagi yang kalah dalam laga Garuda Muda vs Irak, kesempatan untuk berpartisipasi dalam Olimpiade Paris juga masih terbuka, asalkan  menang dalam laga play-off melawan juara ke-4 Piala U-23 zona Afrika yang dipegang Guinea.
Pemenang, skuad Irak atau Indonesia nanti, di fase 16 besar Olimpiade Paris berada di Grup B bersama Argentina, Maroko dan Ukraina, sedangkan jika kalah, masih ada peluang jika menang melawan juara ke-4 konfederasi Afrika, Guinea dan masuk Grup A bersama Amerika Serikat, Perancis dan Selandia Baru.
Lantas, bagaimana hasil catatan laga Indonesia vs Irak? Kedua tim setidaknya sudah pernah bertemu 11 kali, di ajang kelompok umur maupun di level senior dan pertemuan terbaru kedua skuad terjadi pada Piala Asia 2023 di Qatar awal 2024. Irak saat itu tergabung dalam grup D bersama Jepang dan Vietnam.
Saat itu Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong kalah telak  dengan skor 1-5. Di ranking FIFA, Indonesia di peringkat 134 dunia, sedangkan Irak di peringkat 63.
Dari total 11 laga Indonesia vs Irak, Irak unggul dari Indonesia dengan  delapan kali menang, dua kali kalah dan tiga kali bermain imbang dan prestasi terbaik Indonesia menghadapi Irak dalam ajang resmi adalah menang 2-1 pada kualifikasi Olimpiade 1968.
Setelah itu, Indonesia hanya pernah merasakan sekali kemenangan atas Irak, yakni dalam turnamen persahabatan Piala Kemerdekaan pada 2000.
Kekuatan Irak
Irak di Piala Asia U23 2024 adalah negara terakhir yang lolos ke babak perempat final Piala Asia U23 2024 usai mengalahkan Arab Saudi dengan skor tipis 2-1.
Kemenangan tersebut membawa Irak menjadi juara Grup C dengan raihan enam poin dari tiga pertandingan. Pada babak penyisihan Grup C, Irak tergabung dengan Arab Saudi, Tajikistan, dan Thailand.
Irak berhasil mengantongi dua kemenangan dari Arab Saudi (2 – 1) dan Tajikistan (4 – 2) serta kalah 0 – 2 dari Thailand dan kemudian lolos ke perempat final, berhadapan dengan Vietnam dengan kemenangan 1 – 0.
Jika ditotal, Irak berhasil mengantongi tujuh gol selama pertandingan di Piala Asia U23 dari babak penyisihan grup hingga semifinal. Tiga dari tujuh gol tersebut tercipta melalui tendangan penalti yang semuanya dieksekusi oleh Ali Jasim.
Merujuk laman AFC, Ali Jasim menjadi eksekutor tendangan penalti pada tiga pertandingan Irak selama Piala Asia U23 2024. Gol dari penalti itu didapatkan Aji Jasim saat berhadapan dengan Vietnam (1-0), Arah Saudi (2-1), Thailand 0 – 2 dan Tajikistan (4-2). Di semi final, Irak ditekuk tim Samurai Biru Jepang 0 – 2.
Empat gol lainnya dicetak oleh Mustafa Saadoun, Muntadher Maslookhi, Hassan Hameed, dan Al Kinani. Kemudian, gawang Irak berhasil dijebol oleh lawan-lawannya sebanyak tujuh kali, yakni saat menghadapi Arab Saudi, Tajikistan, Thailand, dan Jepang.
Sebaliknya, Garuda Muda di perempat final Grup D Piala Asia 2024 menjadi runner-up setelah kalah dari tuan rumah, Qatar (0 – 2), dan menang melawan Australia ( 1 – 0) dan Jordania (4 – 2) 2 – 2 (11 – 10 adu pinalti) dan di semi final, ditekuk Uzbekistan 0 – 2.
Di ajang Piala Asia, capaian Garuda dan Iraq tidak terpaut banyak. Irak dari fase grup sampai semi final, melesakkan dan kemasukan masing-masing tujuh gol, Â sedangkan Garuda memasukkan tujuh gol dan kemasukan delapan gol (adu pinalti tidak dihitung).
Dari catatan performa positif Garuda di ajang laga U-23 Piala Asia 2024 yang sebagai debutan berhasil lolos sampai empat besar, juga didukung doa jutaan pencinta sepak bola di negeri ini, semoga timnas Indonesia bisa ikut Olimpiade Paris 2024.
Ayo kita dukung skuad Garuda Muda!




