Konsisten Bantu Pengungsi, Dompet Dhuafa Terima Penghargaan UNHCR

Presiden Direktur Dompet Dhuafa Filantropi, Ahmad Juwaini menerima penghargaan untuk DD dari UNHCR / dok. pribadi AJ

JAKARTA—Dompet Dhuafa menjadi satu dari lima organisasi asal Indonesia yang menerima penghargaan dari Badan PBB untuk urusan pengungsi dan pencari suaka (UNHCR). Penghargaan ini diberikan atas konsistensi mereka membantu para pengungsi yang datang ke Tanah Air. Selain Dompet Dhuafa, lembaga lainnya adalah Komnas Ham, PMI, Roshan Learning Centre, dan Suaka Organization.

“Sebagai perayaan Hari Pengungsi Sedunia, maka kami menganugerahkan penghargaan bagi lima organisasi yang terus membantu para pengungsi di Indonesia,” ujar perwakilan UNHCR di Indonesia, Thomas Vargas di Jakarta Pusat, seperti disitat dari metrotvnews.com, Senin (20/6) kemarin.

Hari Pengungsi Sedunia tahun ini diperingati dengan tema We Stand Together #WithRefugees. Vargas menngatakan, lonjakan pengungsi dan pencari suaka meningkat tajam pada 2015 lalu. Untuk itu UNHCR mengapresiasi lembaga-lembaga kemanusiaan lainnya yang turut membantu para pengungsi maupun pencari suaka.

“Banyak konflik dan pengungsi di kawasan Asia Pasifik yang hingga kini mencapai 3,8 juta orang,” katanya. “Organisasi-organisasi ini ada untuk membantu mereka dalam mendapatkan kesehatan, pendidikan, rumah dan hak-hak advokasi mereka,” tukas Vargas.

Meski tidak menandatangani konvensi tentang pengungsian, Indonesia selama ini kerap menampung para pengungsi yang terdampar saat berlayar ke negara tujuan. Merujuk data UNHCR Indonesia, saat ini ada sekitar 13.800 orang lebih dari negara lain yang datang ke Indonesia untuk mencari suaka dan mengungsi dari negaranya. Jumlah tersebut didominasi oleh etnik dari Afghanistan dan Rohingya Myanmar di urutan kedua.

Advertisement